OLAHRAGA
Sabtu, 08 Maret 2014
Pengorbanan Terakhir Ibu
Setelah Ibu Mina mengambil makanan untuk anaknya yang bernama Tari.
Tiba-tiba Tari langsung membuang makanan itu di hadapan ibunya.
Persahabatan Sejati
By : NandoRizaldin Saputra
"Senyum Terakhir"
Dengan nafas yang terengah-engah setelah mengendarai sepeda. Aku terhenti saat ku melihat dia, aku tak tau siapa dia. Wajahnya cukup cantik dan manis, aku singgah membeli segelas air untuk melepaskan dahaga yang melanda tenggorokanku.
Setelah beristirahat aku langsung menggayuh pedal sepeda untuk pulang ke rumah. Sesampai dirumah, kedua orang tuaku sedang pergi ke sebuah tempat yang aku tidak tau. Aku segera pergi mandi karena badanku sudah bermandi keringat. Setelah mandi aku memakai pakaian dan menuju taman yang tak jauh dari kompleks rumahku. Aku kaget si dia juga sedang berada ditaman. Tanpa pikir panjang aku langsung menghapirinya.
“Hai…..”, kataku
Dengan senyum aku menyapanya.
Tapi dia tidak merespon dan tetap saja membaca sebuah novel. Sekali lagi aku mengulangi sapaanku.
“Hai.. boleh kenalan gak?”.
“Iya ada apa?”, katanya sambil menatap novel yang dibacanya.
“Aku boleh gak kenalan? Namaku Zhaky”, sambil mengulurkan jemariku.
Dia langsung berdiri lalu meletakkan bukunya di atas kursi dan memberi tah u namanya.
“Namaku Tamara”, katanya dengan senyum.
“Kamu tinggal dimana?”, kataku.
“Aku tinggal di sebelah kiri toko buku dekat gerbang kompleks. Aku baru pindah kemarin.”
“Oooo…. Kamu anak baru yah?”.
“Memang kenapa?”.
“Tidak kenapa-kenapa kok”.
“Ayo aku temani jalan-jalan di taman ini. Lagi pula gak enak juga kalau suasananya begini-begini saja”, pintaku.
“Ok.. baiklah”, katanya dengan lembut.
Langkah demi langkah mengawali perkenalanku dengan si dia yaitu Tamara. Kami berjalan mengeliling taman, dari pada hanya terdiam lebih baik aku memulai pembicaran. Aku menanyakan banyak hal kepadanya. Dan kami selalu menyelingi pembicaraan kami dengan candaan yang cukup untuk mengocok perut hingga sakit.
Sekarang sang mentari akan kembali ke peraduannya. Kami berjalan pulang bersama karena arah rumah kami searah. Tamara berada di depan kompleks sedangkan rumahku ada di lorong kedua sebeleh kanan di kompleks tempat tinggalku. Sesampai di depan rumah Tamara kami berhenti dan menyempatkan diri untuk bercanda sebentar.
Suara teriakan Ibunya yang memanggil membuat kami berdua kaget.
“Tamara… Tamara… ayo cepat masuk, udah hampir malam nih!, teriak ibunya.
“Ya bu.. tunggu!, Zhaky aku duluan yah?”, katanya dengan senyum.
“Iya...”, kataku sembari membalas tersenyumnya.
“Kamu juga cepetan pulang, nanti di cariin sama Ibu kamu”.
“Ok… aku pulang yah.. dadah..!, sambil berjalan dan melambaikan tangan.
Senin, 03 Maret 2014
Jika Menang Atas Broner, Mayweather Siap Layani Khan
Tentu ada syarat bagi Khan, petinju asal Bolton, Inggris, yang sempat masuk daftar lawan Mayweather bersama Maidana. Pertama, ia menang atas Adrien Broner. Kedua, laga Khan dan Broner digelar sebagai duel under-card Mayweather-Maidana, 3 Mei, di MGM Grand, Las Vegas.
Saat ini, Khan mungkin masih digelayuti kekecewaan karena pada akhirnya Mayweather pilih Maidana sebagai lawan. Itu sebabnya belakangan ia disebut-sebut tengah menjajaki kemungkinan bertarung melawan Broner. Broner adalah petinju tak terkalahkan di kelas welter sebelum akhirnya kalah dari Maidana.
Makassar Pecahkan Rekor Peserta Terbanyak Djarum Sirnas
Peserta Djarum Sirnas Sulawesi Open 2014 mencatat rekor jumlah peserta terbanyak. (sportanews.com/ssr)
Persiapan Pengprov PBSI Sulsel cukup singkat, hanya 22 hari dari penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Surabaya, awal Februari. Namun, jumlah peserta berhasil melampaui target yang sebelumnya 1.000 atlet.
Penyelenggaraan Sirnas 2014 kali ini patut diperjuangkan. Terutama untuk pengembangan atlet-atlet Sulsel agar tidak tertinggal dari Pulau Jawa.
“Event ini dapat menggelorakan bulutangkis di Sulawesi Selatan agar atlet-atlet kita pada khususnya dan dari kawasan Indonesia Timur umumnya bisa merasakan infrastruktur fasilitas seperti di Pulau Jawa. Tidak menutup kemungkinan dari sini muncul atlet-atlet berbakat,” kata Devo.
Costa Resmi Bela Spanyol
PEMAIN depan kelahiran Brasil Diego Costa latihan bersama tim Spanyol. Ia diproyeksikan mengikuti laga persahabatan melawan Italia, Rabu (5/3). Ini debutnya bersama La Furia Roja.
Costa mendapat sambutan meriah dari penonton yang menyaksikan latihan tim juara dunia 2010 itu di markas latihan tim di Rozas dekat Madrid, Senin (3/3).
Pelatih Vicente del Bosque memanggilnya untuk mengikuti dua pertandingan persahabatan Spanyol pada November lalu. Tapi ia mundur karena cedera. Kini pemain berusia 25 itu cukup prima untuk masuk skuad La Furia Roja bersama Fernando Torres dan David Villa.
Ia telah mencetak 21 gol untuk Atletico Madrid di La Liga musim ini. Hanya selisih satu gol dari Cristiano Ronaldo yang nangkring sebagai top skorer sementara. Costa juga menggebrak lima kali di Liga Champions ketika menolong Atletico ke perempat final.
“Ia merupakan pilihan hebat untuk masuk tim,” kata bek Spanyol dan Real Madrid Sergio Ramos kepada wartawan.
Ia menampik anggapan hubungannya tidak cocok dengan Costa, yang pernah dihadapinya dalam derbi Madrid baru-baru ini.
“Tidak ada masalah, itu bagian dari permainan olahraga,” kata Ramos. “Sepakbola permainan tim dan kami merupakan teman dalam tim nasional.”
Komitmen Costa untuk bermain di Spanyol membuat marah pelatih Brasil Luiz Felipe Scolari. Costa menampik bermain persahabatan lawan Honduras dan Chile dan menuduhnya “memunggungi impian jutaan orang”.
Ia mewakili Brasil dalam laga persahabatan lawan Rusia dan Italia Maret tahun lalu. Tapi ia meninggalkan timnya pada Piala Konfederasi, Juni, dan tidak terikat dengan kedua negara hingga ia bermain dalam kompetisi resmi.
Pemain tengah Barcelona Xavi dan Cesc Fabregas serta Ramos tidak ikut sesi latihan, Senin (3/3). Tapi mereka latihan di gym,” kata Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) dalam laman resmi (www.sefutbol.com).
Pertandingan di Stadion Vicente Calderon milik Atletico nanti merupakan laga ulang final Euro 2012, ketika Spanyol menang 4-0. Mereka juga mengalahkan Italia di semifinal Piala Konfederasi tahun lalu di Brasil.
Langganan:
Postingan (Atom)