VICENTE Calderon benar-benar super-panas. Atletico Madrid dan Real Madrid menyajikan permainan kasar menjurus keras. Banyak trik dan saling tebas. Tapi, kedua tim harus puas berbagi skor 2-2.
Sejak kick-off suasana sudah memanas. Kedua tim saling tekan. Karim Benzema membuat membawa Madrid unggul di menit ke-3. Kontan, pertarungan tim sekota itu, Minggu atau Senin (3/3) dinihari makin bertensi tinggi.
Tak kurang dari 54.600 penonton yang memadari Calderon pun tak henti berteriak dan berjingkrak. Pendukung tuan rumah makin ‘gila’ setelah Koke menyamakan kedudukan 1-1 di menit 28. Mendapat umpan dari Arda Turan di dalam kotak penalti, Koke yang tidak terkawal langsung mencocor bola ke tiang jauh.
Menjelang akhir babak pertama Atletico berhasil membuat gol kedua yang mengubah kedudukan jadi 2-1. Tendangan jarak jauh Gabi merobek gawang Diego Lopez dan menggelorakan publik Vicente Calderon.
Tensi permainan makin tinggi pada 45 menit kedua. Tercatat wasit harus merogoh 4 kartu kuning buat Atletico dan dua buat Madrid. Bahkan ofisial Atletico nyaris menghajar wasit saat terjadi insiden kecil antarpemain.
Tertinggal 2-1, Madrid tak henti menekan. Statistika mencatat, Madrid menguasi 63 persen permainan dan 15 kali melakukan tendangan ke gawang, 6 di antaranya tepat sasaran.
Ronaldo akhirnya mencatat namanya di papan skor di menit 82. Umpan dari Isco dari rusuk kiri langsung disambar dengan tembakan ke datar yang keras. Bola menyusur ke dalam gawang Atletico. Skor 2-2.
Hasil ini membuat Madrid tetap kokoh di puncak klasemen dengan 64 poin. Atletico merayap ke urutan 2 menggeser Barcelona dengan raihan poin 61.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar